Semarang – Panggung utama SD Islam Al Azhar 29 BSB City berubah menjadi miniatur nusantara yang megah. Murid-murid kelas 2 mempersembahkan sebuah pagelaran seni bertajuk “Pesona Zamrud Khatulistiwa”. Melalui balutan busana adat yang berwarna-warni dan dekorasi khas Indonesia, mereka mengajak seluruh hadirin bertualang dari Sabang sampai Merauke.
Keberagaman dalam Harmoni
Drama musikal ini mengisahkan tentang kekayaan budaya Indonesia yang dipadukan dengan nilai-nilai persatuan. Murid-murid dengan percaya diri membawakan peran yang merepresentasikan keberagaman suku di Indonesia, membuktikan bahwa perbedaan adalah kekayaan yang patut disyukuri.
Sorotan utama dalam penampilan ini meliputi:
- Parade Busana Adat: Keelokan wastra nusantara yang dikenakan dengan bangga oleh putra-putri kelas 2.
- Tarian Nusantara: Harmoni gerak yang memadukan ritme tradisional dengan semangat anak-anak yang ceria.
- Narasi Kebangsaan: Pesan menyentuh tentang menjaga kelestarian alam “Zamrud Khatulistiwa” dan mencintai tanah air sebagai bagian dari rasa syukur kepada Allah SWT.
- Lagu-Lagu Daerah: Aransemen musik yang menggugah semangat nasionalisme bagi setiap penonton yang hadir.
“Melalui tema Pesona Zamrud Khatulistiwa, kami ingin menanamkan rasa cinta tanah air (Hubbul Wathon) sejak dini. Kami ingin anak-anak menyadari betapa luar biasanya negeri tempat mereka berpijak,” ungkap salah satu guru koordinator kelas 2.
Wujud Karakter Berbasis Budaya
Penampilan ini merupakan puncak dari proses belajar yang panjang. Selain melatih daya ingat dan olah vokal, murid-murid belajar tentang toleransi, kerja keras, dan kemandirian. Kerja sama yang solid antara pihak sekolah dan orang tua murid memastikan setiap detail “Zamrud Khatulistiwa” tampil sempurna di atas panggung.
Saksikan Kemeriahannya!
Mari kita apresiasi kembali kerja keras dan bakat luar biasa anak-anak kelas 2 dalam merayakan keindahan Indonesia. Dokumentasi lengkap penampilan mereka dapat diakses melalui tautan berikut:



